Selasa, 22 Maret 2011

Feline Panleucopenia : Penyebab muntah & mencret pada kucing



Apa yang dimaksud dengan feline panleucopenia ?
Penyakit ini disebut juga Feline Parvovirus, Feline Infectous Enteritis/FIE (radang usus menular). Panleucopenia adalah penyakit serius yang cukup berbahaya pada kucing. Penyakit ini diakibatkan oleh virus. Angka kematian berkisar 25 – 85 % pada kucing yang belum divaksinasi. Penyakit mudah menular ke kucing lain, tetapi tidak menular pada manusia dan anjing.
Bagaimana penyakit ini menular ?
Penyakit ini menular kontak langsung atau tidak langsung melalui air liur, air kencing,muntah dan melalui kotoran kucing yang terinfeksi. Selain itu anak kucing juga dapat tertular virus dari induknya, bila sang induk terserang virus ini pada saat bunting.
Virus panleucopenia dapat bertahan cukup lama di luar tubuh kucing. Sebagian besar desinfektan tidak mampu membunuh virus ini. Oleh karena itu penularan terbesar terjadi melalui kontak dengan kandang, lantai atau peralatan makan dan minum kucing yang tercemar virus dan tidak dibersihkan dengan desinfektan yang sesuai.
Virus masuk ke tubuh kucing biasanya melalui mulut, berkembang di kelenjar pertahanan di bagian mulut, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kemudian virus akan berkembang di beberapa organ seperti kelenjar pertahanan seluruh tubuh, sumsum tulang dan selaput lendir usus yang menyebabkan hancurnya usus.

Bagaimana tanda-tanda kucing terkena penyakit ini ?
Penyakit ini dapat menyebabkan anemia, muntah-muntah dan diare yang parah pada kucing. Kadang-kadang perkembangan penyakit sedemikian cepat sehingga anak kucing mati tiba-tiba sebelum pemiliknya sempat melihat tanda-tanda sakit. Setelah diare dan muntah, biasanya diikuti dengan hilangnya nafsu makan yang mengakibatkan dehidrasi dan kematian.
Apakah penyakit ini dapat diobati ?
Hingga saat ini belum ada obat yang dapat membunuh virus di dalam tubuh kucing. Kesembuhan kucing sangat tergantung kekebalan tubuh kucing tersebut. Obat yang diberikan hanya bertujuan mencegah infeksi lain yang disebabkan bakteri dan meningkatkan kondisi tubuh kucing. Perawatan intensif diperlukan agar kucing tetap makan dan memperoleh nutrisi yang cukup untuk melawan virus.
Bagaimana mencegah penyakit ini ?
Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi yang teratur. Anak kucing dapat divaksinasi pada umur 8-10 minggu. Agar kekebalan yang terbentuk lebih terjamin sebaiknya vaksinasi diulang 1 bulan kemudian. Setelah itu vaksinasi dianjurkan diulang setiap tahun. Untuk kucing dewasa atau berumur lebih dari 6 bulan yang belum pernah divaksinasi, vaksinasi bisa dilakukan tiap tahun.
Bagaimana akibat jangka panjang penyakit ini ?
Pada beberapa kasus, penyakit menyebabkan kerusakan usus yang sangat parah, sehingga kucing yang sembuh mengalami kesulitan untuk menyerap nutrisi makanan. Pada beberapa kasus lain kucing yang sembuh mengalami diare terus-menerus.
Kapan sebaiknya membawa kucing baru ke rumah ?
Anda baru saja kehilangan kucing yang mati akibat penyakit ini. Akan tiba saatnya anda menginginkan penggantinya. Virus panleucopenia dapat bertahan hingga 1 tahun di lingkungan. Akan lebih baik bila anda menunggu setidaknya 1 tahun sebelum membawa kucing baru ke rumah. Bila ingin lebih cepat, tunggulah setidaknya 1 bulan sambil membersihkan kandang, peralatan makan, daerah yang diduga tercemar virus, dll dengan desinfektan yang tepat. Lebih baik lagi membawa kucing dewasa yang sudah di vaksinasi.
Desinfektan jenis apa yang dapat membunuh virus ini ?
Sebagian besar desinfektan rumahan yang dijual bebas di supermarket tidak dapat membunuh virus ini. Carilah desinfektan khusus hewan di petshop-petshop atau tempat lain yang mengandung bahan aktif golongan formaldehida atau Chlorin.

Minggu, 20 Maret 2011

Mengenal Penyakit Kelinci



Bagi teman2 yang akan memelihara ataua telah memelihara hewan kesayangan kelinci, ada baiknya membaca dulu beragam penyakit yang sering timbul, disini ada beberapa penyakit yang sering terjadi di Wilayah Pagar Alam dan sekitarnya.

Keberhasilan dalam beternak kelinci salah satunya adalah bagaimana pencegahan terjadinya penyakit dan pengobatannya. Dibawah ini beberapa penyakit yang menimpa kelinci dan pencegahan dan pengobatannya .

A. Luka
• Penyebabnya : macam luka disini karena digigit tikus, kucing , anjing atau terkena benda tajam lainnya.
• Pencegahan : tempatkan kelinci pada tempat yang aman dari gangguan predator ( tikus, kucing atau anjing dan kandang yang aman dari benda tajam ( kawat yang putus atau alas ataupun didinding kandang yang rusak ) ataupun kelinci yang diumbar diluar kandang
• Pengobatan : bersihkan luka dengan air hangat , cukur bulu sekitar luka . Untuk mematikan bakteri pada luka menggunakan rivanol atau garam. Kemudian diberikan antiseptik seperti betadine dengan merata pada luka.
B. Radang Mata ( Kornea Mata )
• Penyebab : infeksi karena kornea mata terkena benda tajam ( lembaran rumput atau benda tajam yang lain ) , karena kekurangan vitmin A sehingga berakibat tekanan pada gigi yang berakibat mata berair
• Pencegahan : Pastikan kelinci berada pada kandang yang aman dan nyaman dari benda tajam, cek kualitas rumput sebelum dikasihkan ke kelinci ( pastikan rumput yang aman untuk dikosumsi )
• Pengobatan : Pemberian obat yang mengandung Cephalexin Sismetik atau Cephalonium Topical , Obat salep mata topical
C. Tungau Telinga ( telinga berkerak dan bau )
• Penyebab : Telinga muncul kerak bewarna coklat dan cairan berbau yang ditandai sebelumnya muncul bintik merah muda dan kelinci menggaruk-garuk telinga terus. Penyait ini dapat cepat menular dikarenakan binatang kecil yang namanya tungau
• Pencegahan : (1) Pastikan kandang bersih, tidak becek dan lembab , (2) Tempat pakan dan minum harus bersih , pakan berair mudah menimbulkan tungau, (3) Kurangi kepadatan kandang koloni, (4) Pisahkan kelinci sakit supaya kelinci yang sehat supaya tidak tertular
• Pengobatan : bersihkan telinga dengan air hangat dengan kain bersih dan oleskan minyak kelapa yang asli jangan bekas , atau obat lain dapat memakai pinisilin , atau antibiotik yang model injek ( lihat label " obat dan vitamin kelinci ")
D. Jamur Kulit
• Penyebab : jamur di tandai pada kulit berwarna bintik - bintik merah dan bulu menebal kusut. Hal ini dikarenakan kandang yang kotor
• Pencegahan : Kandang harus bersih
• Pengobatan : Dibersihkan bagian yang terkena jamur dan cukur bulunya. sebelum dikasih obat salep kulit sebaiknya luka diobati dengan obat merah/yodium

Ada beberapa jenis daire yang sering menyerang kelinci :

1. Diare Biasa dengan kotoran normal dan konsisten
• Gejala : kotoran normal dan tidak dimakan kelinci dengan kondisi fases keras dan kondisi kelinci selera makannya bagus
• Penyebab : Kegemukan, sakit gigi, Rematik, Radang sendi, penyakit kulit disekitar selakangan
2. Diare biasa dengan kotoran lembut, cair dan konsisten
• Gejala : kotoran lembut tidak dimakan dengan kondisi butiran fases keras dan kondisi kelinci bagus
• Penyebab : Perubahan makanan, tidak ada serat makan, pakan terlalu berair, stress
3. Kokidiasis
• Gejala : kelinci mengalami diare bervariasi dengan dari fases cair hingga fases lembut tapi banyak. Hal ini berakibat kelinci jadi pendiam, berat badan menurun.
• Penyebab : parasit eimera , parasit ini muncul dikarenakan tempat yang sesak, kotor dan lembab. Parasit ini menyerang usus dan sistem pencernaan . Kelinci yang terinfeksi mengalami Oosista ( ini menyerang anakan kelinci diatas 21 hari dikarenakan kandang yang jorok pada waktu penggantian musim )
• Pencegahan : (1) Kandang harus bersih dari kotoran sekecil apapun, (2) Kandang tidak boleh kotor, basah dan lembab pada musim kemarau, (3) Pindahkan kelinci ke kandang yang lain dan kandang diberi vaksin setiap sudut sampai bersih
• Pengobatan : (1) Untuk kelinci yang nafsu makannya baik, berikan obat sulpha khususu hewan dan berikan makanan yang bergizi , (2) Obat pediatric suspensian produk trimethoprim/sulfamethoxazole sesuai dosis, (3)Obat alami : 3 daun pupus jambu klutuk, 2 pupus daun pepaya, pupus daun pisang secukupnya, garam sepucuk sendok teh, adu satu sendok teh. Tumbuk daun-daun tersebut dan peras , diambil airnya dicampur dengan garam dan madu dengan air hangat. Berikan secara oral ke mulut kelinci dengan suntikan ( tanpa jarum)
4. Mucoid Enteropathy
• Gejala : tidak ada fases keras , diare dan lendir bercampur, tidak ada fases yang keluar pada tahap berikutnya. Ciri-cirinya : perut kembung, badan membungkuk, pediam dan perut bersuara gemerutuk
• Penyebab : kelinci mengalami stress karena kondisi lingkungan yang tidak baik, udara terlalu panas, peralihan cuaca yang mendadak, perjalanan jauh, ancaman hewan buas, dan kelinci kalah dominan di satu kandang koloni. Kasus ini sering menimpa kelinci dibawah 2 bulan dan indukan kelinci yang menyusui.
• Pengobatan : Sebelum terjadinya penyakit ini alangkah baiknya dilakukan pencegahan terlebih dahulu. Untuk pengobatan baiknya dilakukan pengobatan secara alami seperti penanganan kokidiasis atau juga seperti penanganan penyakit kembung ( lihat pengobatan penyakit kembung )

Sabtu, 19 Maret 2011

HAMSTER

BEDA JANTAN SAMA BETINA GIMANA NECH..???
Membedakan hamster sering kali sulit, khususnya pada waktu mereka masih muda.
Syrian jantan biasanya lebih terlihat jelas, Pada waktu mereka berumur 4 minggu, buah zakar(testikel) mereka akan jelas terlihat dibelakang bawah.
Dwarf jantan juga mempunyai buah zakar, tetapi tidak begitu terlihat jelas seperti hamster syrian. Juga hamster dwarf memiliki kelenjar bau (scent) dekat user(tengah). Semua hamster jantan dapat menarik buah zakar sampai ke dalam perut (abdomen)nya
Syrian betina, terutama pada rambut pendek, anda dapat melihat puting susunya. Ada dua baris puting susu yang terletak secara paralel pada setiap sisi perutnya. Dwarf betina juga memilikinya tetapi lebih kecil dan juga lebih sukar dilihat.
Cara termudah untuk menentukan apakah hamster itu betina atau jantan adalah dengan melihat jarak antara dua lubang di bagian belakangnya. Ini semua sama untuk semua hamster, jantan atau betina.
Pada hamster jantan jarak antara lubang anus dan lubang penis lebih jauh.
Pada hamster betina, jarak antara lubang anus dan lubang vagina lebih dekat dibanding dengan yang jantan.


PAKAN HAMSTER
Banyak orang yang ingin memelihara hamster bertanya, pakan apa yang cocok untuk hamster? Kita perlu mengingat bahwa hasmter berasal dari daerah padang rumput sub tropis. Dengan demikian, dapat ditebak bahwa di tempat asalnya hamster makan biji-bijian. Hanya dengan memberi satu jenis pakan hamster tidaklah bijak, karena kebutuhan gizi hamster pasti tidak akan terpenuhi. Berikut adalah pakan yang cocok untuk hamster:
1. Kacang Tanah

Kacang tanah mengandung banyak lemak. Kacang tanah penting untuk membuat hamster merasa kenyang. Lemak akan disimpan untuk cadangan energi. Pemberian kacang tanah sebaiknya tidak terlalu banyak. Hal ini penting untuk menghindari kegemukan pada hamster. Selain itu, kelebihan lemak dapat mengakibatkan serangan jantung.
2. Biji Bunga Matahari (kwaci)

Biji bunga matahari sangat disukai orang. Kebanyakan orang mengidentikan biji bunga matahari sebagai satu-satunya makanan hamster. Padahal ini tidak benar. Hanya memberi hamster dengan biji bunga matahari akan menyebabkan hamster mengalami kekurangan gizi dan obesitas karena biji bunga matahari mengandung lemak tinggi. Seperti halnya pemberian kacang tanah, pemeberian biji bunga matahari hendaknya dibatasi. Memang benar bahwa hamster sangat menyukai biji bunga matahari, namun demikian sangatlah bijak jika kita mengendalikan nafsu makan mereka. Biji bunga matahari juga dapat digunakan untuk menjinakkan hamster. Dengan memberikan biji bunga matahari mengunakan tangan kita, lama kelamaan hamster akan terbiasa dengan tangan kita dan semakin mudah untuk dipegang.
3.Kacang Kedelai

Kacang kedelai adalah biji-bijian yang kaya protein. Pemberian kacang kedelai baik diberikan kepada hamster supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu, kacang kedelai kering baik untuk mengasah gigi hamster karena keras. Perlu diketahui bahawa gigi hamster terus tumbuh dan perlu diasah agar tidak terlalu panjang.
4.Kacang Hijau

Kacang hijau memiliki banyak sekali vitamin di dalamnya. Vitamin mutlak diperlukan untuk sebagai zat pengatur dalam tubuh. Kacang hijau yang keras juga baik untuk mengasah gigi hamster.
5.Beras Merah

Beras merah banyak mengandung karbohidrat. Karbohidrat diperlukan sebagai sumber energi untuk melakukan berbagai aktifitas. Jika hamster kekurangan karbohidrat, Kebutuhan energinya akan diambil dari lemak, sehingga lama kelamaan hamster dapat menjadi kurus. Beras merah juga baik untuk perkembangan otak.
6. Padi/Gabah

Gabah seperti halnya beras adalah sumber karbohidrat yang utama. Pemberian gabah yang cukup akan memastikan kebutuhan energi hamster akan terpenuhi. Selain itu, pemberian dalam bentuk gabah, memastikan hamster memakan kulit ari gabah, yang kaya akan pro-vitamin D.
7. Konsentrat

Konsentrat adalah campuran dari berbagai jenis makanan yang sudah diramu oleh pabrikan. Pemberian konsentrat juga penting untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Pemberian konsentrat harus disertai pemberian air minum yang cukup karena biasanya konsentrat menyebabkan haus.
8. Wortel

Wortel adalah salah satu sayuran yang baik untuk hamster. Wortel mengandung zat-zat yang dapat mencegah terjadinya kanker. Wortel yang diberikan adalah wortel lokal yang berukuran besar dan dalam kondisi segar namun masih muda (belum berkayu). Wortel impor tidak disarankan karena disinyalir mengandung zat pengawet dan obat-obatan untuk menjaga penampilan hamster. Pemberian wortel juga baik untuk mejaga kesehatan mata, terutama pada hamster albino/bermata merah. Hamster-hamster bermata merah dikenal mudah terkena katarak. Jika pada kandang hamster terdapat botol minum, makan pemberian wortel cukup 1 iris per ekor. Jika kandang tidak diberi botol minum, pemberian wortel dapat juga digunakan sebagai pengganti air minum. Untuk hamster siria diberi 3 iris wortel per ekor per hari. Sedangkan untuk hamster mini, cukup 2 iris wortel per ekor per hari. Untuk hamster hamil dan menyusui, perlu di beri lebih. Mengganti air minum dengan wortel sebenarnya tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan hamster terus menerus kencing dan kandang menjadi lebih cepat bau. Cara ini boleh diterapkan untuk kondisi darurat, misal: botol minum rusak.
Tips: untuk menjaga mutu wortel agar tidak cepat busuk, pilih wortel yang besar dan mulus. Jangan cuci wortel. potong kedua ujung wortel sebelum disimpan. Kedua ujung wortel adalah titik pertama busuk. Simpan dalam wadah kedap (seperti stoples), dan masukkan dalam lemari es. Wortel tidak akan kehilangan kualitasnya.
9. Taoge

Taoge adalah kecambah dari kacang hijau. Taoge cukup diberikan sedikit saja setiap harinya. Taoge mengandung banyak sekali vitamin K yang baik untuk menjaga kesuburan hamster.
10. Air

Semua makhluk hidup memerlukan air. Begitu juga hamster. Walaupun hamster berasal dari daerah padang rumput yang minim air, tetap saja hamster membutuhkan air. Air dapat diberikan dalam botol minum hamster yang dapat dibeli di pasaran. Dalam kebutuhan darurat, air dapat diganti dengan wortel. Kebutuhan air akan meningkat drastis pada saat hamster hamil, melahirkan, dan menyusui.
Bagaimana sih cara merawat hamster agar bisa bertahan hidup dan beranak-pinak seperti itu? Beberapa tips memelihara hamster bisa saya sebut sebagai berikut:
* Usahakan kandang selalu bersih dan kering. Gunakan pasir atau butiran batu yang biasa dijual di tempat penjualan hamster sebagai alasnya. Pasir ini berguna untuk mengeringkan kandang dari air kencing dan menghilangkan bau air kencing itu sendiri. Pasir ini juga bisa dipakai hamster untuk mandi sehingga bulunya terlihat rapih, kering, dan tidak bau.
* Ganti pasir ini setiap minggu atau 2 minggu sekali dengan pasir baru. Setelah seminggu atau dua minggu, pasir ini akan terlihat kotor karena bercampur dengan kotoran dan sisa makanan. Jika mau sedikit repot, pasir yang sudah terpakai bisa dicuci, dikeringkan, dan dipakai ulang.
* Cara mencucinya, pasir bekas pakai tadi direndam dulu agar kotoran dan sisa makanan mengambang sehingga mudah untuk dibuang dan dipisahkan dari pasirnya.
* Beri makanan dan minuman yang cukup. Untuk makanan, saya memberi kuaci atau tumbukan kacang tanah yang sudah dikupas kulitnya. Untuk minuman, sesuai saran penjualnya, jangan beri air langsung, tetapi beri kecambah (tauge) setiap pagi dan sore. Dengan demikian, kandang bisa terus kering sepanjang hari. Banyak orang memberi minum dengan air sehingga kandang menjadi basah dan hamster mudah sakit dan mati.
* Tambahkan makanan baru hanya jika makanan yang sudah ditaburkan atau disediakan di tempat makanan sudah habis termakan. Ini untuk menjaga kebersihan agar tidak banyak sisa makanan berserakan di dalam kandang.
* Jika induk betina melahirkan, pisahkan dari hamster pejantan atau hamster lainnya, dan perbanyak makan kecambah. Ciri-ciri hamster betina yang akan melahirkan terlihat dari bentuk perutnya yang membuncit dan si induk seperti gelisah mondar-mandir dalam kandang dengan tingkat keaktifan yang lebih tinggi dari biasanya. Jangan lupa beri potongan kain untuk membuat sarang buat bayi-bayi hamster yang akan dilahirkan.


MERAWAT HAMSTER SETELAH MELAHIRKAN

1. Pisahkan yang jantannya untuk menghindari perkawinan lagi saat menyusui agar kandungan betina tetap bagus.
2. Biarkan betina dan anak-anaknya ( betina akan menyusui bayi2nya).
3. Berikan serbuk kayu atau potongan kain kecil-kecil ke dalam kandang. jika diberi pasir maka akan berisiko pada bayi2nya nanti. tapi ada juga yang diberi tissue kering untuk menghangatkan bayi2nya.
4. Jangan di liatin karena membuat hamster yang melahirkan panik dan bayi2nya akan di makan atau di injak2.
5. Kandang jangan di bersihkan sampai usia bayi2nya 3 minggu.
6. Beri makan dan minum yg cukup, diutamakan biji bunga matahari(Kwaci).
Mungkin setiap penghoby mempunyai cara yang berbeda-beda dalam merawat bayi hamsternya jadi semuanya dikembalikan lagi pada sang empunya. semoga bermanfaat

TANDA – TANDA HAMSTER HAMIL DAN MAU MELAHIRKAN
Berikut tanda-tanda hamster hamil:
1. Setelah hamster itu melakukan hubungan badan dengan lawan jenis selama kurang lebih 3 hari, maka hamster akan segera mengalami kehamilan.
2. Pada hari 1-4 mungkin belum terlihat jelas kalau hamster kita hamil apa tidak, karena belum terlihat buncit.
3. Setelah seminggu maka hamster akan terlihat sedikit buncit, seperti gemuk sekali.
4. Apalagi saat dipegang pada perutnya kalau dipegang terasa sekali beratnya berbeda dengan yang lain.
5. Lebih galak (suka menggigit) daripada saat tidak hamil.
6. Agresif, dan yang jelas sudah tidak mau lagi jika si jantan mau mencabulinya lagi. Hamster betina yang hamil pasti akan menolaknya jika mau diajak senggama. Hehehe sakit kali ya…
7. Puting susunya terlihat lebih besar ketimbang pas tidak hamil.
8. Pas sekitar 15 hari’an maka hamster akan terlihat gelisah, dengan sikapnya yang mondar mandir diwaktu siang hari (karena biasanya tidur).
9. Setelah berumur 20’an hari maka hamster akan segera melahirkan.

Jumat, 18 Desember 2009

Mercy Sleeping Yes/No?

Euthanasia atau Mercy Sleeping adalah tindakan membunuh hewan oleh seorang dokter hewan dengan rasa sakit seminimal mungkin karena si hewan menderita penyakit yang tidak dapat diobati atau situasi dimana perlakuan/pengobatan tidak memungkinkan lagi memperoleh kesembuhan. Tapi bagi seorang klien kata-kata ”euthanasia” sering menjadi sesuatu yang sangat menakutkan jika hal itu harus terjadi pada hewan kesayangannya. Oleh karena itu kebanyakan dokter menyebutnya ”ditidurkan” atau ”disuntik tidur” untuk mengurangi kesan ngeri tersebut. Istilah euthanasia sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti kematian yang baik atau mati dengan cara yang baik

Euthanasia atau suntik mati hingga kini masih menjadi pro-kontra. Secara moral dan etika, euthanasia tidak dibenarkan bagi sebagian orang, karena dianggap tidak ada bedanya dengan tindakan pembunuhan. Namun di sisi lain, euthanasia adalah sebuah pilihan bagi sang pemilik hewan yang mengetahui bahwa piaraannya secara medis sudah tidak punya harapan untuk hidup lagi.

Tindakan medis ini disebut sebagai tindakan euthanasia aktif, untuk membedakan dari istilah euthanasia pasif. Euthanasia pasif adalah keputusan medis untuk menghentikan sama sekali pengobatannya. Namun istilah euthanasia pasif tidak lagi dipakai karena masalah etika kedokteran sudah dapat diatasi. Euthanasia pasif biasanya diganti dengan sebutan membiarkan pasien meninggal karena harapan hidup sudah tidak ada lagi.

Sesuai dengan Kode Etik Dokter Hewan yang termuat dalam Bab III pasal 18 yaitu ”Dokter Hewan dengan persetujuan kliennya dapat melakukan Euthanasia jika diyakini tindakan itulah yang terbaik sebagai jalan keluar bagi pasien dan kliennya.” Sebab-sebab hewan dieuthanasia jika hewan itu berpemilik adalah hewan yang memiliki luka secara menyeluruh, hewan dalam kondisi sangat menderita, hewan terlalu agresif, dan hewan sudah sangat tua.

Bagi seorang dokter hewan, melakukan euthanasia juga bukan merupakan hal yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh seorang dokter hewan sebelum melakukan euthanasia, diantaranya adalah :

1.Mengakhiri kehidupan hewan adalah suatu keputusan yang sangat sulit bagi pemilik hewan maupun dokter hewan, sehingga harus dipertimbangkan matang-matang.
2.Membicarakan kepada klien faktor-faktor yang menyebabkan kenapa keputusan euthanasia harus dilakukan.
3.Pelaksanaan euthanasia hendaknya dijadwalkan sehingga masih ada waktu untuk mendiskusikan dan tidak tergesa-gesa.
4.Beberapa klien merasa bersalah setelah dilakukannya euthanasia.
5.Klien harus menyadari bahwa kehidupan dan kematian hewan adalah sesuatu yang sangat penting, sehingga euthanasia bukan suatu keputusan yang mudah.
Alasan dilakukannya euthanasia jika hewan itu liar/tidak berpemilik adalah :

1.Tidak memiliki kualitas hidup (malnutrisi, tidak ada tempat berteduh, bisa tertabrak kendaraan, dsb.)
2.Untuk kontrol populasi hewan di suatu daerah
3.Hewan menderita penyakit menular
4.Hewan mengganggu ketertiban dan kesehatan masyarakat.

Sesuai Kode Etik Dokter Hewan yang menjunjung tinggi kesejahteraan hewan, maka tindakan melakukan euthanasia pun harus menggunakan metode-metode yang ideal. Beberapa metode euthanasia yang ideal adalah :

1.Hewan direstrain dengan sedikit mungkin menderita kesakitan
2.Metode yang digunakan layak bagi operator (dokter hewan) dan klien
3.Resikonya sangat kecil bagi operator
4.Biaya relatif terjangkau
5.Derivat Barbiturat diinjeksikan secara intravena dengan ukuran over dosis biasa digunakan di beberapa negara untuk anjing, kucing, kuda dan keledai ( diambil dari MediaVet)

dengan diketahuinya mercy sleeping ini mudah-mudahan klien dan dokter hewan dapat mengambil keputusan bersama.

Musim Hujan, Penyakit rusa datang

Beberapa hari yang lalu saya diminta teman saya untuk memberikan tips untuk pengangkutan rusa sambar yang akan memakan waktu sekitar 3 jam dari Muara Enim Sumatera Selatan ke Wilayah Lahat untuk ditangkarkan.
dan saya menyarankan seperti yang pernah saya ketahui dari pengalaman teman sejawat saya yang cukup berpengalaman dibidang ini.
Cara menangkap rusa agar tidak menimbulkan cedera pada petugas dan rusa itu sendiri, antara lain dengan menjepit leher dengan tangan kanan, ke dua mata ditutup menggunakan tangan kiri agar dapat mengurangi stress; sementara petugas lainnya memegang kedua pangkal paha dari arah samping. Penangkapan ini membutuhkan tenaga 2-3 orang dan pada rusa jantan yang mempunyai tanduk kokoh atau sempurna, harus mendapat perhatian yang lebih serius karena sangat berbahaya dan liar.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengangkutan rusa adalah apabila jarak pengangkutan sangat jauh dan membutuhkan waktu yang lama, sebaiknya menggunakan peti/kandang berbentuk persegi empat. Peti/kandang terbuat dari kayu/ papan/triplek yang tertutup rapat agar rusa tidak stress tetapi harus mempunyai lubang udara. Pembuatan peti/kandang diusahakan agar rusa dapat berdiri tegak. Selama dalam perjalanan, rusa harus diberi makan dan minum, bila memungkinkan diberi obat anti stress. Sebaiknya pengangkutan rusa dilakukan pada sore atau malam hari, agar rusa tidak kepanasan dan menekan kondisi stress.
tapi kenyataannya rusa tersebut masih sangat liar, sehingga diperlukan anestesi umum selama pengangkutan. Alhamdulillah perjalanan aman dan tanpa kendala berarti.

Kendala lain yang mungkin akan timbul pada rusa ditempat yang baru adalah masalah kesehatan, kesehatan rusa merupakan suatu hal yang perlu mendapat perhatian serius agar produktivitas rusa semakin meningkat. Berdasarkan pengalaman, kematian dalam penangkaran lebih banyak terjadi pada musim hujan yakni pada anak rusa (27 %) dan rusa dewasa (9%). Penyakit yang sering menyerang pada musim hujan adalah pneumonia (radang paru-paru) sebagai akibat kandang yang becek dan lembab. Sedangkan kematian pada rusa dewasa lebih banyak disebabkan oleh faktor makanan, lingkungan, dan stress akibat penanganan. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sanitasi lingkungan kandang, pemberian pakan yang memenuhi standar gizi, memperbaiki teknik penanganan, dan vaksinasi, serta pemberian obat sesuai jenis penyakit dan anjuran medis.
kepada teman saya...semoga sukses ya

Kamis, 03 Desember 2009

Masyarakatku....sifatmu

Ini hari, sangat kulelah! Badan pegal pegal seperti habis digebuk maling!
Ceritanya sgt panjang, tentu saja ini adalah suka duka jd tim PDSR, teman saya lagi menanti ijab kabul! Terpaksalah ku sendiri! Melaksanakan tugas berat ini! Ada laporan kasus kematian unggas mendadak! Nah ini rupanya asalnya! Pergilah aku ke Dusun Jangga, kelurahan padang temu, Kecamatan Dempo Tengah. hal pertama ketemu lurah, kemudian langsung ke TKP, ternyata unggas yang mati sudah 30 ekor!

Selasa, 01 Desember 2009

PERJALANAN

si Black ini Puppy milik saya, maunya dihalaman belakang trus

ini burung elang, yg dipelihara seseorang